Tuhan Itu Tidak Adil

Sebutlah namanya si Badu, seorang yang tidak pernah merasakan adilnya Tuhan.

Suatu hari si Badu sedang berjalan-jalan di ladang.

Dia melihat tanaman labu dan semangka, buahnya besar, tetapi pohonnya kecil.


Badu selalu bilang Tuhan tidak adil.

Mana mungkin pohon batangnya kecil, tapi buahnya besar.

Tuhan tidak adil.

Dia melihat lagi pohon kelapa, pohonnya tinggi dan besar tapi buahnya sedang.


Badu bilang Tuhan tidak adil, pohon tinggi begini buahnya sebesar ini.

Badu bilang Tuhan tidak Adil.

Selalu dia membandingkan pohon dengan buahnya.

Dan selalu Badu bilang Tuhan tidak Adil.

Suatu hari panas terik matahari, si Badu karena terlalu lelah, dia berteduh di bawah pohon beringin yang sedang berbuah lebat.


Dan burung-burung sedang memakan buah pohon itu.

Si Badu sedang berteduh di bawahnya dan si Badu berkata lagi, Tuhan tidak adil dalam hatinya.

Masakan pohon besar dan rindang ini tinggi besar tapi buahnya kecil.


Hampir saja dia mau bilang lagiiiiiii…… bahwa Tuhan tdk adil !!

Ehhhh …. Tiba-tiba buah pohon beringin itu jatuh persis kena hidungnya

Dan akhirnya si Badu berteriak Tuhan Maha Adil !!!

Coba kalau saja buah pohon beringin itu sebesar buah kelapa atau semangka atau bahkan durian.


Itu hidung pesek si Badu bisa bonyok dan hancur berantakan.

Tuhan Maha Adil.

Dulu sekarang sampai selamanya.

Amin

Jbu

Share di Whatsapp Group GBI Bumi Anggrek by Pdt. Leo Sitinjak

Gembala Ranting Duta Harapan, Pendoa Senior, Kabid Misi


Silakan share :